Mabuk Bercinta

Cerita Sex kiriman DF

9CeritaMalam – Perkenalkan namaku Anie aku baru berusia 24 tahun aku seorang yatim piatu, aku punya teman dekat yang bernama Lusi. Singkat cerita, aku memang suka minum minuman keras, dari hari ke hari aku semakin sering minum, aku tak pernah minum di luar selain di rumahku sendiri. Karena setiap aku minum banyakAnie dan mabuk, aku lebih suka menonton acara televisi, hingga aku mengantuk dan tertidur.

Setelah itu, Aku bangun pagi-pagi dan kepalaku masih terasa pusing karena sisa mabuk semalam, lalu aku pun bergegas membangunkan Lusi dan mandi. Kemudian aku dan Lusi pergi ke supermarket, dan tak lama kemudian Lusi bertemu temannya yang bernama Rudi, lalu Rudi mengajakku berkenalan, setelah kami berbincang-bincang Rudi pun mengundang kami untuk datang dalam acara ulang tahunnya yang ke 25, yang diadakan 3 (tiga) hari lagi, kami pun menerima undangannya. Setelah itu kami berangkat kerja karena kami kerja di satu perusahaan jadi kami pun sering berangkat dan pulang kerja bersama-sama, Aku dan Luci sudah seperti saudara kandung sendiri.

Tiga hari kemudian,

Singkat cerita, saat itu kami baru saja pulang kerja dan menuju rumah, dan kami pun teringat bahwa hari ini ulang tahunnya Rudi, kami pun bergegas mandi dan membeli hadiah untuknya. Akhirnya kami tiba dalam acara ulang tahunnya Rudi, aku dan Lusi pun masuk kedalam rumahnya Rudi yang besar dan mewah itu. Lalu aku memberikan ucapan selamat dan memberikan hadiah untuknya, suasana dalam acara itu sangat meriah dan lengkap sekali, Rudi menyiapkan tempat untuk orang yang suka minum minuman keras, disamping itu Rudi pun mengundang DJ terkenal, aku melihat semua keramaian di acara itu sekitar ratusan orang mungkin lebih, akhirnya aku pun penasaran ingin mencicipi minuman-minuman keras yang belum pernah aku coba, dan Lusi pun selalu aku ajak untuk menemaniku, tanpa banyak basa basi aku mencicipi semua minuman keras yang disediakan dalam acara itu, aku pun tak menyadari pada saat itu Rudi  sudah ada di hadapanku menemaniku minum, dan berkata “hari ini hari spesial buat aku karena aku  ditemani minum sama cewe cantik seperti kamu.” Aku pun menjawab dalam keadaan sudah mabuk parah, “ah kamu bisa aja, gombalnya mulai deh.” Lalu tanpa kusadari aku sudah mabuk parah dan aku pun di papah oleh Rudi dan Lusi lalu aku di bawa ke kamarnya Rudi untuk beristirahat.

Aku mulai bergumam, aku tak tau Lusi ada dimana aku kira Lusi sedang duduk disebelahku, ternyata Rudi menemaniku, namun seluruh badanku lemas dan kepalaku pusing karena terlalu banyak minum alkohol tadi, terlihat samar Rudi sedang melucuti pakaianku hingga telanjang bulat aku pun mulai terasa kedinginan, lalu Rudi pun melepaskan pakaiannya dan memelukku. Semua perasaan dingin hilang menjadi kehangatan, aku menolak saat Rudi memelukku namun apa daya semua badanku terasa lemas.

Lalu mulailah Rudi dengan pelan mencium pipiku dan berkata “aku suka kamu, aku mau kamu” , aku hanya bergumam dan tak bisa menjawabnya, ingin kutolak tapi saya sudah tak berdaya lagi, Rudi mulai menggerayangi tubuhku dan meremas-remas payudaraku, lalu tangan kiri Rudi pun mulai turun menggerayangi perutku hingga mengenai ujung vaginaku (klitoris), kemudian ujung Vaginaku dimainkan Rudi dengan jarinya yang lembut, aku pun mulai merasakan kenikmatan.

Permainannya pun mulai dilakukannya, Rudi menjilati vaginaku dan tangannya tak lepas dari payudaraku yang terus ia remas-remas hingga membuatku semakin terangsang, dan tak lama kemudian Rudi memegang Penisnya lalu Rudi mulai memasukannya kedalam vaginaku secara perlahan, aaaacccchhhhh !!! aaaaaccchhhh !!! rintihan dan desahan mesra ku lontarkan hingga Rudi semakin kuat dan bersemangat menayunkan pinggulnya dan mendorong cepat penisnya ke dalam vaginaku, berulang-ulang Rudi memasukan dan mengeluarkan penisnya dari vaginaku, dan aku pun tak sanggup menahan hasrat ini hingga aku mencapai orgasme.

Semua posisi dan berbagai gaya sudah Rudi lakukan meskipun aku dalam keadaan setengah sadar, hingga akhinya aku pun mulai mendesah tepat di telinganya , dan tak lama kemudian Rudi pun mulai mencapai orgasme, kami pun kelelahan dan beristirahat sejenak, lalu Rudi pun kembali mengenakan pakaiannya setelah itu Rudi pun membantu aku mengenakan pakaianku karena keadaanku yang masih setengah sadar, kemudian Lusi datang dan masuk ke kamar, untung pada saat itu kami sudah selesai bercinta, dan Lusi pun mengajakku pulang, akhirnya aku dipapah Lusi naik Taxi dan pulang ke rumah, sesampainya di rumah aku langsung mengganti pakaian dan beristirahat di kamarku.

Iklan