Pacarku Jandaku

Cerita Sex kiriman AP

Lea

Lea

9CeritaMalam – Namaku Lutvi. Singkat cerita. Aku mengenal dia sudah lama, suaminya meninggal sewaktu dia hamil, kini dia seorang janda anak satu, dia lebih suka dimanja mungkin karena kurang kasih sayang dan perhatian dari orang yang dia sayangi. Namanya Lea, ia memiliki bentuk tubuh yang indah, cantik, & payudaranya yang lumayan besar. Lea sering datang ke rumahku dan curhat tentang  masalah-masalahnya, terkadang aku sering memberikannya masukan-masukan positif, malahan aku sering disuruhnya datang ke rumahnya, karena dia selalu ingin curhat dan dimanja, awalnya aku dan Lea hanya teman biasa, namun Lea sering bertukar pikiran(sharing) denganku dan mencari jalan keluar untuk masalahnya, dengan berjalannya waktu Lea dan aku mulai saling menyukai.

Beberapa hari telah berlalu dan kami pun semakin dekat, hingga pada pagi hari Lea datang ke rumahku dan saat itu aku masih tertidur, tiba-tiba Lea masuk ke kamarku dan menghampiriku. Lalu Lea menciumi pipiku, aku langsung terbangun karena kaget setelah itu aku bergegas ke kamar mandi lalu aku mandi, selesai mandi dan mengenakan pakaian aku menghampirinya, kami mulai berbincang-bincang dan membahas masalah yang belum selesai, aku berpikir dan mencari jalan keluar dari permasalahannya, tak lama kemudian aku menemukan ide yang mungkin bisa menyelesaikan masalahnya, Lea pun tersenyum karena ternyata masalahnya akhirnya bisa teratasi dengan solusiku itu, dan tanpa di sadari waktu sudah hampir gelap lalu aku mengajak Lea makan malam diluar / dinner, setelah selesai makan malam kami berbincang-bincang dan bercanda sejenak, lalu aku mengajaknya pulang karena sudah malam dan arah jalan rumahnya pun satu arah denganku akhirnya aku mengantar Lea dulu sampai depan rumahnya. Setelah sampai Lea pun langsung mencium pipiku dan langsung masuk ke dalam rumahnya sambil berkata, “sampai jumpa besok ya”. Aku pun menjawab spontan, iya sampai jumpa besok, sambil tersenyum malu.

Keesokan harinya aku sedang merapikan kamarku, tak lama kemudian temanku datang lalu temanku membantuku membereskan kamarku yang berantakan, hingga semua terlihat bersih dan rapi. Setelah semuanya selesai temanku pamitan pulang karena kepentingan lain yang harus dikerjakannya, tanpa kusadari hari sudah semakin gelap kemudian aku pun mandi dan bersantai di kursi kamarku sambil mendengarkan musik dan minum whisky, lalu sisa whisky-nya aku simpan di dalam botol aqua dan aku simpan di meja kamarku. Dan tak lama kemudian Lea datang ke rumahku, aku bingung aku dalam keadaan setengah sadar karena aku habis minum whisky tadi, lalu aku meninggalkannya di kamarku dan aku ke dapur untuk mengambil air minum untuknya, begitu aku kembali dari dapur dan membawa air minum untuknya, ternyata Lea sedang asik duduk di kursi dan minum whisky yang aku simpan didalam aqua botol lalu Lea pun berkata “ini aqua apaan, Vi?, rasanya kok manis. Aku pun kaget melihat Lea menghabiskan semua whisky yang ada di dalam botol aqua itu, dan aku menjawabnya “kenapa kamu minum?, itu kan bukan air aqua untuk minum, itu whisky.”
Tak lama kemudian Lea mulai mabuk dan tak sadar diri, Lea tergeletak di kursi dan kancing bajunya terbuka dua, payudaranya pun terlihat jelas, aku mulai punya pemikiran kotor, akhirnya aku angkat dia ke kasurku, lalu aku melepaskan semua bajunya hingga telanjang bulat. Aku pun melepaskan semua pakaianku, gairahku mulai memuncak, lalu saya memulai meremas-remas payudaranya, setelah itu kuhisap dan kujilati puting payudaranya, dan tanganku yang kiri mulai meraba turun dari payudara menuju vaginanya Lea, lalu aku memainkan ujung vaginanya Lea.

Lea pun hanya bisa mendesah merasakan rangsangan dariku dalam keadaan setengah sadar, lalu aku mulai mengambil posisi dan mulai memasukan penisku yang sudah siap tempur sedari tadi ke dalam vaginanya Lea, aaaaaaaccccchhhhh !!! aaaaacccchhhh !!! jangan Vi !!! Lea mendesah dan menolak tapi dia tak punya kekuatan untuk melawan karena Lea dalam keadaan mabuk. Karena desahan dan rasa ingin menolakku, itu membuat aku semakin bersemangat, aku angkat Lea dan mencari posisi yang asik, dari berbaring terlentang, nungging, berdiri, semua gaya dan posisi sudah kami lakukan, hingga akhirnya aku mencapai orgasme di titik klimaks. Setelah itu aku membantu mengenakan pakaiannya Lea, lalu aku pun mengenakan pakaianku dan beristirahat dikursi sambil minum, kemudian Lea pun menghampiriku dan memelukku sambil berkata “Kamu gila vi, kamu bodoh.” Sepertinya ucapan itu membuat aku mengerti arti kasih sayang, lalu Lea meminta aku untuk mengantarnya pulang ke rumahnya, akhirnya aku mengantarkannya pulang ke rumahnya dan sewaktu kami sampai, Lea menciumku sambil memegang tanganku sambil berkata, “I miss u”, ujar Lea sambil masuk ke dalam rumahnya dan tersenyum bahagia, akhirnya aku pun kembali ke rumahku dengan wajah yang segar dan badan yang bugar. Hingga kini kisah itu tetap ada.

Iklan