Kepuasan dari Teman Suamiku

Cerita Sex kiriman TL

Tania

Sebut saja namaku Tania, dan suamiku bernama Gary, ia mempunyai teman yang bernama Rangga, suamiku dan Rangga adalah teman satu sekolahan tapi sampai saat ini Rangga blm menikah, aku dan Gary dikaruniai seorang anak laki-laki yang berumur 4 (empat) tahun, Rangga sering bermain ke rumahku terkadang aku suka dibantunya belanja untuk menambah barang yang habis di warung dan Rangga pun suka mengasuh anakku Bonnie, aku membuka warung kecil-kecilan di depan rumahku, aku melihat keakraban anakku Bonnie, ia suka bercanda dengan Rangga. Hingga pernah suatu hari Rangga datang dan mencari Bonnie tapi Bonnie sedang tidur siang, lalu Rangga beristirahat di tengah rumah, aku pun menceritakan keakraban dan kebaikannya membantu ke suamiku (Gary).

 

Hingga pada suatu saat suamiku Gary berkata kepada rangga “ya sudah sambil nunggu kamu dapat kerjaan kamu bisa bantu istriku dirumah belanja untuk keperluan warung dan mengasuh si Bonnie anakku, ya lumayan nanti aku kasih imbalannya deh. “Oh itu sih gampang, santai aja aku pasti bantuin kok, kamu ga usah repot-repot bayar aku. Aku ikhlas kok bantuin temen, jawab Rangga.

Singkat cerita, hingga pada suatu hari Rangga sedang belanja ke pasar untuk memenuhi kebutuhan di warungku, dan aku sedang merapikan etalase sambil mengasuh Bonnie, dan tak lama kemudian Rangga kembali dari pasar sambil membawa makanan ringan(snack) untuk dijual lagi lalu aku masukan dalam etalase.  Setelah itu Rangga masuk ke ruang tengah sambil memanggil Bonnie, Bonnie pun menghampirinya sambil berkata “Om Om  temenin Bonnie bobo siang yuk? Rangga pun menyetujuinya dan menemani Bonnie tidur siang di kamarnya, sambil menunggu pembeli aku rebahan di ruang tengah pada saat itu aku memang menggunakan pakaian yang sedikit sexy, tak lama kemudian Rangga menghampiriku dan kami berbincang-bincang aku memperhatikan pandangannya, Rangga selalu melihat sesekali ke dada dan pahaku, akhirnya aku mencoba merayunya dan mengajaknya bercinta, Rangga pun kaget dan mengingatkan aku bahwa aku istrinya Gary teman dekatnya Rangga, namun karena ketidakpuasanku aku meminta Rangga untuk memuaskanku saat itu saja.

Namun Rangga menolak tapi aku coba merayunya, lalu aku dekati dan aku menciuminya, dan aku melihat penisnya Rangga yang ada di balik celananya itu pun mulai ber-ereksi. Lalu kupeluk dan kuusap-usap penisnya, dan akhirnya Rangga pun mulai merangsang, payudaraku langsung diremas-remas lalu leherku diciumnya, lalu aku membawanya ke kamarku dan tangan Rangga pun mulai meraba-raba lalu melepaskan pakaianku, aku pun ikut melepaskan semua pakaian Rangga hingga kami benar-benar telanjang bulat. Lalu kukocok dan kuelus-elus penisnya dan payudaraku diremas-remas oleh Rangga lalu ujung vaginaku pun dimainkan hingga kami saling menjilati, aku menjilati penisnya Rangga, dan ia menjilati vaginaku, kami sangat bersemangat waktu itu aaaaaaaaccccchhhhh !!! aaaacccchhhh !!! aku merintih dan mendesah karena Rangga tiba-tiba memasukan penisnya ke dalam vaginaku , ukurannya yang lumayan besar dan panjang membuatku menggenggam pinggangnya erat sekali , akhirnya dengan cepat aku pun sampai di titik orgasme, dan Rangga pun masih tetap bergoyang,  berbagai macam gaya sudah kami lakukan hingga aku kelelahan, Rangga pun terus mengayun dan tangannya terus meremas-remas payudaraku, hingga akhirnya Rangga mulai mencapai orgasme di titik klimaks-nya. Setelah itu aku mandi dan duduk diam menunggu suamiku pulang, dan rangga pun keluar dengan wajah segar lalu kami pun berjanji apa yang sudah terjadi, cukup kami yang tau. Rangga pun tersenyum sambil mengangguk.

Iklan