BIG BOSS KU YANG NAKAL

Cerita Sex kiriman Ch.L

2

Sudah lama aku bekerja di perusahaan ini, kurang lebih hampir 3 tahunan,dan baru baru ini Big Bozz baru dipromosikan dan Big Bozz lama sudah cukup usia untuk pensiun. Padahal setahu aku Big bozz lama sangat baik dan jujur dalam menyelesaikan semua tugas”nya , tapi karena usianya sudah mencukupi untuk pensiun, maka Big Bozz lama pun mempromosikan Big Bozz baru untuk menggantikan posisi Big Bozz lama.

Hari-hari pertama aku lihat Big Bozz baru ini, biar lebih akrab kita panggil saja  Pak Heru (Big Bozz Baru). Pak Heru terlihat baik dan perhatian, tapi dibalik semua itu aku merasa ada yang janggal, setiap aku meminta persetujuan TTD  kepada Pak Heru diruangannya, Pak Heru selalu menyuruhku duduk disampingnya, Sambil mengelus-elus paha ku, akhirnya aku tak pernah lagi duduk di sebelah Pak Heru jika sedang meminta persetujuan untuk keperluan perusahaannya.

Tapi semakin hari malah semakin genit dan nakal , Pak Heru (Big Bozz Baru) selalu menggodaku dan mengedipkan salah satu matanya ke arahku. Padahal aku selalu menghindar, akhirnya suatu waktu Pak Heru ada pertemuan dengan Big Bozz perusahaan lainnya, aku disuruh menemaninya , dengan alasan menjadi sekretaris sementara, mau tidak mau aku menuruti perintah Pak Heru (Big Bozz baru), rapat pun berlangsung dan diakhiri dengan dinner bersama Big Boss perusahaan lainnya itu, sepulang dari rapat antar Big Bozz itu aku ditraktirnya minum jus, aku tak tau apa yang dicampurkan dalam jus itu, tiba-tiba aku merasa panas, ingin membuka baju dan rok-ku, lalu rasanya ingin sekali bercinta dengan gairah yang tinggi.

Tak lama dari situ aku pun dalam perjalanan pulang bersama Pak Heru, tapi Pak Heru (Big Bozz Baru) malah membawaku ke sebuah hotel, sepertinya aku bahagia, tak ada perasaan untuk menolaknya, mungkin karena obat rangsangan yang dicampurkan dalam jus tadi, begitu aku masuk kedalam hotel, aku merasa kepanasan dan melepas semua pakaianku, hingga akhirnya aku dalam keadaan telanjang bulat, Pak Heru pun melepas pakaiannya dengan segera, karena aku merasakan rangsangan yang hebat  MR. P Pak Heru pun kutarik dan kumasukkan ke dalam mulutku, aku merasa sangat bergairah, ya  memang kuakui Pak Heru (Big Bozz baru) masih sangat muda dan berpengalaman, tak lama kemudian Pak Heru pun memutarkan tubuhnya , akhirnya mulutku berhadapan dengan MR.P nya, dan Vaginaku berhadapan dengan Mulutnya, aku menjerit dan mendesah keenakan, karena obat rangsangan itu membuatku menjadi merasakan kenikmatan yang sempurna, lalu kudorong tubuh Pak Heru dan kutarik MR.P nya dan kumasukan kedalam mulut Vaginaku. Ternyata Pa Heru pun bersemangat mendorong MR.Pnya untuk masuk ke dalam mulut Vaginaku, aku menjerit kecil dan mendesah terengah-engah, sambil merasakan kenikmatan, lalu aku diangkatnya dan berdiri dengan posisi pantat mengangkat. Pak Heru pun memasukan MR.P nya lagi ke mulut Vaginaku, desahan demi desahan ku lontarkan untuk kenikmatan, semua gaya kami lakukan, akhirnya aku merasakan klimaks, begitu pun Pak Heru, mendesah dengan kenikmatannya karena kami mencapai titik klimaks bersamaan. Setelah itu, kami mandi bersama, sambil mengutarakan pembicaraan, yang didasari dengan komitmen, agar apa yang sudah terjadi tidak disebar-luaskan pada siapapun, cukup hanya aku dan Pak Heru yang tahu. Sambil mengenakan baju akhirnya kami bergegas pulang, akhirnya aku menamakan dia Big Bozz yang Nakal.

Iklan